Oleh: denihend | 13 Februari 2009

Sistem Kendali Pada In Store Dryer (ISD) untuk Komoditas Jagung

Sistem pengeringan dalam In Store Dryer (ISD) adalah metode pengeringan dalam penyimpan menggunakan udara lingkungan yang dihembuskan melalui tumpukan biji-bijian yang akan dikeringkan. Untuk maksud tersebut dibutuhkan sistem kendali pada ISD guna mengendalikan proses pengeringan. Sistem pengendalian pada pengeringan ISD merupakan pengeringan dengan memberikan debit udara dengan cara menghidupkan dan mematikan putaran kipas yang didasarkan pada kondisi suhu dan kelembaban udara serta kadar air produk. Kondisi udara lingkungan di Indonesia cukup fluktuatif sepanjang hari. Pada siang hari umumnya suhu rata-rata lebih tinggi dari 30oC, sedangkan kelembaban lebih rendah dari 70%. Udara dengan kondisi demikian cukup potensial untuk digunakan sebagai media pengering biji-bijian, mengingat kadar air keseimbangan jagung pada kondisi tersebut dapat di bawah 14%. Sehubungan dengan fluktuasi tidak semua udara berpotensi untuk pengeringan. Teknik yang dapat dilakukan untuk pemanfaatan udara lingkungan ini adalah dengan cara mengendalikan saat yang tepat pengaliran udara, dimana saat udara lingkungan mempunyai suhu relatif tinggi dan kelembaban rendah, udara dapat dialirkan. Sedangkan pada kondisi yang tidak baik (kelembaban tinggi dan suhu rendah) aliran udara dihentikan. Keunggulan sistem pengering pada ISD yang memanfaatkan udara tanpa pemanasan adalah penggunaan energi yang rendah dan selanjutnya biaya yang rendah pula. Diharapkan dengan sistem kendali pada ISD ini, maka konsumsi energi dapat dihemat, sehingga biaya produksi menjadi lebih murah, keuntungan produsen bertambah, penggunaan bahan bakar fosil berkurang, dan mendukung konservasi energi. Selain itu sistem kendali pada ISD dibutuhkan karena pada proses pengeringan dan penyimpanan terdapat masalah kontaminasi aflatoksin yang menyebabkan penurunan kualitas jagung.
Metode yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian diuraikan melalui tahapan seperti berikut: Merancang bangun software sistem kendali, meliputi: penyusunan diagram alir pemrograman dan pembuatan softaware, merancang bangun hardware sistem kendali meliputi: membuat skema sistem kendali dan perangkat/unit kendali pada ISD, mengkalibrasi dan menguji performansi sistem kendali pada ISD. Sistem kendali pada ISD telah dibuat dan berdasarkan pengujian sistem bekerja dengan baik dan mampu melakukan pengendalian kipas pada ISD sesuai dengan diagram alir pemrograman yang telah disusun. Berdasarkan hasil kalibrasi sensor suhu dan RH SHT75 yang digunakan dalam penelitian ini telah bekerja dengan baik dan memberikan keluaran yang linier terhadap perubahan suhu dan RH. Dengan suhu lingkungan rata-rata 32,8oC dan RH rata-rata 51,93%, pengeringan dengan ISD mampu menurunkan kadar air dari sekitar 17,61% hingga 12,37% selama pengeringan 49 jam. Setelah dilakukan pengeringan selama 49 jam hingga mencapai kadar air 12,08% dan penyimpanan selama 30 hari dalam ISD, diketahui bahwa kontaminasi aflatoksin dalam jagung hasil pengujian kualitas adalah 21,1ppb. Nilai ini masih memenuhi persyaratan mutu SNI yaitu 50ppb.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: